Senin, 25 Februari 2013

Tata Cara untuk Akses Internet


A.   Penyedia Layanan Internet
Setiap orang atau perusahaan tidak dapat mengakses Internet secara langsung meskipun mereka telah memiliki perangkat untuk akses Internet secara lengkap. Agar dapat melakukan akses Internet, mereka harus terrdaftar dan melakukan koneksi melalui penyedia layanan Internet. Penyedia layanan Internet dapat dibedakan berdasarkan tingkat layanannya sebagai berikut.
1.    Internet network Provider (INP), yaitu penyedia layanan jaringan menuju ke Global Internet. Contoh penyedia layanan INP adalah Indosat.
2.    Internet Service Provider (ISP), yaitu sebuah perusahaan yang memberikan akses Internet secara individu atau untuk perusahaan dan berbagai macam layanan lain yang berhubungan dengan Internet, seperti website dan virtual hosting. Beberapa contoh ISP di Indonesia adalah Telkomnet Instan, Indosatnet, dan Wasantara
3.    Internet Content Provider (ICP), yaitu penyedia layanan jasa dalam pembuatan halaman web, penyajian informasi ke portal, bahkan membuat situs web. Contohnya adalah GudegNet, Dapurweb, dan Interaktif.
Pengertian ISP :
ISP (Internet Service Provider) adalah perusahaan penyedia jasa Internet. Untuk dapat terhubung dengan Internet, kita harus mempunyai akses ke ISP. Segala hal yang diperlukan untuk koneksi ke Internet, seperti berapa kecepatan akses Internet dan berapa biaya koneksinya, akan diatur oleh ISP tersebut. Ada dua cara untuk mendaftar ke ISP, yaitu dengan berlangganan dan tanpa berlangganan. Untuk berlangganan ke ISP tertentu, kita dapat langsung datang ke perusahaan penyedia jasa Internet (misalnya PT Excelcomindo Pratama). Setelah mengisi formulir registrasi, kita akan mendapatkan user nam danpassword yang nantinya digunakan untuk koneksi ke Internet melalui dial-up. Mengenai informasi setting untuk koneksi akan dijelaskan oleh ISP yang bersangkutan melalui buku petunjuk. Pada saat ini PT Telkom tanpa harus berlangganan pada ISP tertentu. Kita dapat melakukan akses ke Internet melalui proses dial-up dari komputer kita di rumah dengan menggunakan :
User name      : telkomnet@instant
Password        : telkom
Nomor akses  : 080989999

Perkembangan ISP di Indonesia :
Internet di Indonesia mulai dikenal sekitar tahun 1994 yang dimulai dengan berdirinya ISP dengan kecepatan akses berkisar antara 14.4 Kbps sampai 18.8 Kbps. Pada tahun 1999 di Indonesia terdapat sekitar 55 ISP baik yang sudah beroperasi maupun yang belum beroperasi maupun yang belum beroperasi. Pada tahun 2001 jumlah ISP yang terdaftar di APIJI (Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia) sebanyak 155 ISP
Beberapa daftar nama-nama ISP di Indonesia :
1.    APIJI – IIX
2.    Centrin Internet
3.    IBM Global Network Indonesia
4.    PT. Alpha Netindo Pratama
5.    PT. Aplikanusa Lintasarta
6.    PT. Bitnet Komunikasi
7.    PT. Carakayasa Binakatara
8.    PT. Cyberindo Aditama
9.    PT. Datamation Purwana Utama
10.  PT. Elga Yasa Media
11.  PT. Excelcomindo Pratama
12.  PT. Inasha Yudhabakti
13.  PT. IndoInternet, Indonesia
14.  PT. Indosat (Indosatnet)
15.  PT. Infotek Mitrasejati
16.  PT. Millenium Internetindo
17.  PT. Jasnita Telekomindo
18.  PT. Multimedia Nusantara
19.  PT. Parikesit Perwira
20.  PT. Pasifik Satelit Nusantara
21.  PT. Pilar Pradana Intimedia
22.  PT. Pos Indonesia
23.  PT. Ramaduta Teltaka
24.  PT. Sehjatera Globalindo
25.  PT. Starkomindo Duta Info Cemerlang
26.  PT. Telekomunikasi Indonesia, tbk.
27.  PT. Telesindo Media Utama
28.  PT. Telesindo Mulia
29.  PT. Total Info Kharisma (Central Online)
30.  PT. Transmedia Mitra Internet (AccesNet)
31.  PT. Visionindo Network Perdana
32.  RADNET, Jakarta
33.  Uninet Media Sakti
34.  Wireless – Mobile Internet Service dari Ratelindo.

Cara – cara untuk terhubugn ke Internet :
1.    Dial-up (saluran Telepon Rumah)
Menghubungkan komputer ke Internet dengan menggunakan saluran telepon rumah (dial-up) merupakan cara termudah untuk mengakses Internet. Namun, kita harus memiliki modem yang terpasang di komputer dan dihubungkan dengan saluran telepon serta telah mendaftar ke ISP, misalnya ke Telkomnet Instan.
Kelebihan koneksi Internet dengan dial-up adalah jaringan luas. Asalkan sudah terpasang telepon, kita dpata menggunakan akses ini. Adapun kekurangan dari dial-up adalah harga yang masih relatif mahal, kecepatan kurang stabil, dan sangat bergantung pada beban percakapan jaringa telepon. Selain itu, mobilitas hanya di satu tempat saja.
2.    Teknologi ADSL
ADSL (Asymetric Digital Subscriber Line) adalah teknologi yang memungkinkan saluran telepon biasa digunakan untuk melewatkan sinyal digital dengan kecepatan tinggi untuk mengirimkan data. Teknologi ADSL memberikan kecepatan akses Internet untuk perorangan atau perusahaan. Selain itu, sambungan tidak akan terganggu walaupun ada telepon masuk dan telepon keluar. Kelemahannya adalah ADSL masih relatif mahal apabila hanya digunakan oleh perorangan dan jaringan koneksi ini belum bisa tersedia di seluruh daerah.
3.    Wireless
Wireless atau dikenal dengan Wi-Fi (Wireless Fidelity) adalah teknologi jaringan tanpa kabel yang menggunakan gelombang elektromagnetik frekuensi tinggi. Frekuensi yng digunakan 2,4 GHz. Dengan menggunakan Wi-Fi, kita dapat mengakses Internet dengan cepat. Wi-Fi mempunyai akses 11 Mbps karena tidak menggunakan kabel (nirkabel).
Jumlah ISP sangat banyak dan beragam. Masing-masing ISP memiliki jens layanan dan harga yang berbeda. Beberapa kriteria yang dapat menjadi pertimbangan dalam memilih ISP adalah harga, technicalsupport, kecepatan modem, dan akses jaringan. Biasanya, harga menjadi pertimbangan utama. Namun demikian, jangan tertipu dengan murahnya jasa yang ditawarkan. Dengan harga murah, banyak fasilitas yang dihilangkan atau diberi batas waktu penggunaan. Oleh karena itu, pilihlah ISP sesuai dengan kebutuhan.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar